Belajarlah dari keikhlasan dan kesabaran MAMA…

Mama.., Ibu.., Bunda.. dan segudang panggilan sayang dan takzim baginya yang telah berjasa sangat besar karena telah melahirkan kita ke dunia fana ini.

Marilah kita renungi kembali proses terlahirnya kita berikut ini……

à pada saat kita didunia rahim sang bunda dari 0-3bulan, sang bunda tak henti-henti nya merasakan mual-mual atau dalam bidang kedokteran disebut morning sickness (walaupun setiap ibu memiliki morning sickness yang berbeda-beda), akan tetapi tau kah pembaca pada saat-saat ini…beban sang bunda sungguh luar biasa, mo melakukan apa-apa tidak nyaman (hmm kira-kira begitu lah yang aku ketahui) :p .

 

àBelum lagi harus ekstra hati-hati, mulai dari berjalan yang ga bisa grasak-grusuk karena kudu menjaga sang anak dirahimnya, juga ga bisa nyaman pada saat tidur karena ada seribu satu alasan yang menyebabkannya, nah untuk lebih mengetahuinya…coba tanya ama sang bunda ya…😉

 

àLalu rasa pegal-pegal yang dirasa sang bunda yang tak kunjung hilang kecuali pada saat setelah melahirkan.

 

àTapi tau kah pembaca ternyata beban sang bunda belumlah berakhir pada saat kita anaknya telah lahir didunia ini, tapi masih berkelanjutan, mulai dari merawat kita setiap detik, karena hanya bilangan detiklah yang cocok dijadikan satuan atas penjagaan ini, karena pada saat kita tiba-tiba nangis karena kehausan sang bunda buru-buru memberikan air kehidupan bagi kita anaknya, tidak peduli apakah bliau sedang makan, masak, atau pun pada saat sedang terlelap pun sang bunda rela bangun demi memberikan kita minum.

Kalau menurut aku “sang penulis” yang hanya baru sebatas menyaksikan, beban sang Bunda lebih tepat disebut “penderitaan yang berkepanjangan”, karena lamanya beban tersebut dipikul tidak sebatas 9 bulan saja, bahkan sampai kita anaknya bisa untuk diajak diskusi dan diarahkan.

Akan tetapi bagi sosok Bunda, semua itu bukanlah sebuah beban apalagi penderitaan, karena Bunda menjalani semuanya dengan penuh keikhlasan, kesabaran, kasih sayang bahkan penuh dengan cinta. Dari kisah sang Bunda yang telah mengantarkan kita hingga menjadi seperti saat ini, maka sungguh tidak terbilang lagi pelajaran akan kesabaran, keikhlasan, yang harus kita petik dan kita terapkan dalam keseharian, juga pelajaran dalam memberikan kasih sayang dan cinta yang tak terbatas pada keluarganya juga harus kita petik.

Hmm Mama.. begitulah bliau slalu ku sebut, panggilan ini slalu ku sebut baik kala senang apalagi sedih, bahkan pada saat sakit dan lelap ku pun namanya tanpa sadar selalu ku sebut. Dari nya ku banyak blajar…trutama dalam hal keikhlasan, kesabaran, cinta dan kasih sayang.

Mama…

begitu banyak yang mama berikan pada ku anak mu…

Do’a dan air mata yang tak terkira banyaknya….

Dorongan moril dan materil yang tak putus-putus nya demi tercapainya cita-cita ini…

Mama….

Begitu sabar dirimu menghadapi ku yang nakal….

Begitu ikhlas dirimu menemani ku semalaman saat ku sakit….

Mama…

Begitu besar hati mama melepas kepergian ku dari rumah demi mengejar ilmu dan pengalaman yang sangat ku damba…

Padahal dari tatapan matamu ku yakin begitu berat hati mu melepas kepergianku…

Mama….

Begitu terharu diri ini mendengar harapan terbesar mu dari aku anak mu…

Harapan mu hanya ingin melihat ku bahagia, hanya ingin melihat ku sukses….

Padahal…begitu besar pengorbanan mu atas harapan sesederhana itu….

Mama….

Andai waktu bisa diputar kembali…

Ingin rasanya aku anaknya yang bandel ini mengulang masa kecil, pasti aku akan menjadi anakmu yang paling manis, hormat dan sangat sayang kepada mu…

Mama….

Satu pinta ku…izinkan aku menjadi anak kebanggaanmu dunia akhirat….

Amiin,,,

 

Categories: celoteh koe | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Belajarlah dari keikhlasan dan kesabaran MAMA…

  1. “Andai waktu bisa diputar kembali…”

    Ga perlu kok no. Orang tua kita ga bakal mau lah. Masa mengandung kamu lagi. Cape deh.

    Fokus ke depan aja. Yang sudah ya sudah. Yang baru tuh pada menunggu.

  2. enozone

    iya deh Wim….😦
    Hmm kamu bener juga ya…thx ya…😉

  3. wie_chan

    Mama maafkan anakmu ini…
    apabila ada perkataan dan perbuatan yg membuat hati mama bersedih ato terluka…

    MAMA … I LOVE U SO MUCH…

    Thanks yach eno atas postingannya…

  4. enozone

    yoi kakak… :d

  5. Ibu adalah segalanya…..tanpa restu orang tua terutama Ibu semua langkah kita tidak akan berjalan dengan sukses…..Surga ada ditelapak kaki Ibu

  6. ipoenk

    bagi gw mama adalah segala2nya…
    maafkan semua kesalahan yg membuat air matamu menetes…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: