TERIMA KASIH PAPA atas..pinjaman Telinga mu….

Pembaca…percaya ga…?!?!?klo dunia anak kecil merupakan dunia yang semuanya serba asing, bagaimana tidak…ketika mereka melihat sesuatu yang baru mereka lihat, maka hal tersebut merupakan sebuah keajaiban, sesuatu yang sangat menakjubkan. Karenanya tak heran jika sang anak banyak bertanya pada orang tua nya, ” ma..ini apa??!?, Pa..itu apa??!?ma..itu dari mana?!?,kenapa begitu pa….??” dan hal-hal lain yang terkadang ditelinga orang dewasa, pertanyaan mereka (sang anak) kedengarannya sangat konyol. Akan tetapi sebagai orang tua, pertanyaan-pertanyaan konyol tersebut dengan sabar akan selalu dijawab, walaupun pertanyaan yang dilontarkan diulang-ulang.

Tak hanya itu…dunia anak kecil juga dunia yang penuh dengan khayalan, adapun tingkatan khayalan mereka sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Karena memiliki daya khayal yang begitu tinggi, sang anak suka menceritakan khayalan-khayalan mereka, apakah itu khayalan mereka mau terbang menembus awan, khayalan mereka ingin menjadi dokter yang bisa menyembuhkan penyakit hewan kesayangan mereka yang waktu itu kebetulan sakit, atau terkadang khayalan-khayalan konyol seputar negri dongeng yang mereka dengar atau baca di berbagai buku cerita bergambar. Apabila sang anak telah menceritakan berbagai khayalan mereka, maka dengan sabar orang tua pun akan mendengarkan diselingi menjawab pertanyaan-pertanyaan sang anak “apa bisa begitu bunda???atau bagaimana caranya ya ayah…??!?!”.

Kebiasaan bercerita dan bertanya terkadang terbawa hingga diri sang anak dewasa, seperti yang terjadi pada diri ini. Segala sesuatu yang kadang unik, membahagiakan, membingungkan bahkan masalah-masalah yang menyebalkan selalu diceritakan ke Papa…

Begitupula saat perusahaan tempat bekerja sedang mengalami krisis, papa slalu menjadi tempat mengadu, tempat bertanya, bahkan tempat konsultasi. Apakah itu konsultasi management, konsultasi motivasi atau pun hanya seputar berdebat masalah-masalah lainnya yang terkadang konyol seperti sepak bola (kebetulan punya hobi yang sama).

Walaupun papa tidak sempat mengenyam pendidikan setinggi ku, tapi papa memiliki pengalaman-pengalaman berharga melebihi ku, apakah itu dalam management (karena papa lebih dahulu memasuki dunia kerja), dalam memberikan semangat (karena kehidupan papa lebih membutuhkan perjuangan dibandingkan ku) atau pun pengalaman dan ilmu-ilmu papa yang lainnya.

Pernah diri ini mencoba menjadi seperti beliau, mencoba untuk dengan senang hati mendengarkan celotehan anak-anak kecil yang konyol, hmm…mendengar celotehan mereka untuk pertama memang terdengar menggelikan, akan tetapi ketika celotehan-celotehan itu diulang bukan lucu yang muncul tapi adanya kebosanan yang tersirat. Akan tetapi pada saat diri ini kecil, papa tak pernah memperlihatkan betapa bliau begitu bosan mendengarkan ku.

Begitulah orang tua…mereka slalu sabar mendengarkan dan menjawab setiap cerita dan pertanyaan yang keluar dari mulut mungil ini.

Papa terima kasih ya….terima kasih ku ucapkan setulus hati, karena dari mu, ku belajar bahwa:

TELINGA yang SABAR mendengarkan akan mampu melatih setiap orang untuk SABAR dan TANGGUH dalam menghadapi pergumulan hidup.

Dan pesan bagi para pembaca yang kelak kan menjadi orang tua khususnya pada diri ini, bahwa:

Sesungguhnya dalam keluarga, yang diinginkan anak-anak dari orang tua, tidak lain hanyalah kehadiran dan kesediaan mereka untuk mendengar.

Papa terima kasih ku ucapkan setulus hati atas pinjaman telinga mu yang telah setia mendengar celotehan-celotehanku….. J

I love U..PAPA…

I love U…MAMA..

Categories: celoteh koe, motivasi, renungan | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “TERIMA KASIH PAPA atas..pinjaman Telinga mu….

  1. Eko Nugroho

    Kadang kita merasakan bahwa begitu besar kasih sayang ayah atau ibu ketika beliau-beliau telah tiada, sehingga kita jadi sangat menyesal tidak memperlakukan mereka dengan perlakuan yang terbaik …

    maafin eko bapak ibu…
    tidak bisa memberikan yang terbaik

  2. willis

    I love you ema….
    I love you abah…
    Ujang hayang balik…..

  3. ah, gw pengin jadi ortu yang baik
    langkah pertama yang gw lakukan adalah menjauhkan diri dari raam punjabi syndicate

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: