Ar Rahman begitu melimpahnya nikmatMu….

Hhmmmhhhh😦 Frend…pernah ga merasa sendiri??? merasa ga da yang menyayangi??? bahkan membenci keadaan sendiri, ketika semua pergi tinggalkan diri ??? “Yes I do”

Perasaan sedih ketika melihat para keluarga berkumpul bercengkrama dengan riangnya di aula pertemuan asrama, perasaan sepi dan tak ada yang menyayangi ketika diri mendapat masalah dan tak ada tempat u/ berbagi…bahkan perasaan tersisih ketika semua pergi meninggalkan kita sendiri, :(  pastinya smua itu sungguh..sungguh menyedihkan.Hmmmmhhh…sedih memang…tapi sedihnya belumlah sesedih para anak yatim piatu yang ditinggal di panti asuhan sejak kecil, terlepas dari sebab musabab mereka berada disana. Juga tidaklah begitu sepi seperti yang sepi yang di rasakan anak para TKI yang ditinggal pergi orang tuanya ke negri seberang, sehingga kasih sayang dari mereka begitu kurang. Juga tidak lah begitu tersisih seperti rasa tersisih yang dirasakan para anak jalanan karena  tiada tempat untuk beristirahat nan nyaman.

Fren….Cobalah Merenung lebih dalam, Lihatlah dengan mata hati, dan kau akan dapati…TerNyata begitu kasih nya Allah pada diri, begitu sayangnya Allah pada jiwa ini, yang telah mengkarunia-i diri ini sosok papa yang begitu bijaksana, papa yang tidak hanya menjadi tempat mengadu tetapi juga bisa menjadi tempat diskusi, papa yang tidak sebatas menjadi seorang papa, tapi juga bisa menjadi sosok teman yang begitu asyik.

Tidak hanya itu Allah juga sangat menyayangi diri ini dengan memberikan sosok mama yang penuh dengan kelembutan, mama yang sarat akan kesabaran, mama tempat bermanja, juga mama tempat belajar.

Dan tidak sekedar dua sosok yang begitu berharga, yang telah diberikan Nya kepada ku, tapi Allah malah mencintai ku dengan melimpahiku dengan saudara-saudara yang begitu pengertian, saudara-saudara yang begitu menyenangkan tidak hanya untuk bermain, bercengkrama, berantem, tapi juga saudara yang menyenangkan untuk diskusi, belajar bersama bahkan untuk saling memberi motivasi.

Sudah begitu banyak terasa nikmat yang tlah diberikanNya pada ku, tapi ternyata itu masihlah kurang menurutNya, karena Allah masih melengkapiku dengan para sahabat-sahabat setia, sahabat suka dan duka, sahabat-sahabat yang saling melengkapi, sahabat-sahabat yang senantiasa saling mengingatkan juga sahabat-sahabat yang saling menyempurnakan.

Ya Rabb begitu banyak nikmatMu yang Engkau limpahkan pada diri ini, akan tetapi begitu butanya diri ini, hingga nikmat sebanyak itu tidak terlihat oleh mata ini.

Ya Rabb begitu besar kasih sayang Mu pada diri ini, akan tetapi begitu naif nya diri ini, sehingga dengan ujianMu yang tidak seberapa, diri ini lebih banyak mengeluh, padahal ujian juga termasuk dalam rangkaian nikmatMu, karena ujian menjadikan diri ini mengerti arti ke ikhlasan, arti ketegaran juga nilai dari kesabaran.

Ya Rabb sungguh, begitu melimpah ruah nikmat yang telah Kau berikan…Sungguh benar adanya, maka “nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan”.

Karena nya Fren…..Cobalah lebih merenung…DAn berubahlah menjadi sosok nan tegar, sosok nan slalu ceria, terutama sosok yang selalu ikhlas dalam menjalani hidup…tetep SmaNgaT ya…

TeRinsPiRasi dari cerita sahabat ku Rizky Ardiansyah (Qipeng), lewat sebuah perhatian CinTa leWat kado TeRistiMeWa dari Mama terKaSiH dan Adikku teSaYanG Siti LatiFah IRma,dari ribuan motivasi dan nasehat Bijaknya PApa TErcinta dan KoSon, KoBang n Kodan terSayanG,dari Surprise CaKe Ultah tengah malam nan BeRKeSan dari AyaNG dan iBu AsRi tersaYanG, dari IndaHnya kebersaMaan nan Tiada dUanya bersama MaYa my LoViNG siSTeR dan GeNKy serta para Sobat-sobatku terkarib. karnanYa Untuk SmUanya…aku,Eno,CeCe…sungguh-sungguh sangat-sangat berterima kasih…dan WAJIB bersyukur pada Mu Ya Rabb..Ya Rahman…

I Love U all…LoVE U SO MuCH…..

Categories: celoteh koe, renungan | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “Ar Rahman begitu melimpahnya nikmatMu….

  1. Huhu.. tak kuasa menahan tangis haru..
    Subhanallah.. Fabiayyi aalaai robbikumaa tukadzziba..

    *ngambil tissue..

  2. enozone

    hehe….itu tangis haru ato “tangis apa” nih may….^_^

    Fabiayyi aalaa i robbikumaa tukadzziban…

    So..kita kudu always bersyukur atas smua yang terjadi….bukan begitu Mamay….^_^

    EH..main kontak batin lagi yuks…. :)so…amazing ya..

  3. vivi

    Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang, banyak sekali nikmat karunia yang telah Dia berikan untuk kita, tapi kita sering terlena akan kenikmatan tersebut dan lupa bersyukur kepada Nya. Dan setuju sekali enno kita memang harus banyak merenung….dan berubah agar hidup kita lebih baik, damai, tenang, tabah dan ikhlas dalam menjalani hidup menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: